UNS Gelar Seminar Nasional “Kampus Aman sebagai Fondasi Akselerasi Prestasi yang Berdampak dan Berkelanjutan”

SURAKARTA — Universitas Sebelas Maret (UNS) melalui Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK) menggelar Seminar Nasional dengan tema “Kampus Aman sebagai Fondasi Akselerasi Prestasi yang Berdampak dan Berkelanjutan”, sebuah forum akademik yang menempatkan keamanan kampus bukan sekadar kewajiban regulasi, melainkan sebagai syarat utama lahirnya prestasi yang benar-benar bermakna.
Seminar ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Dies Natalis ke-50 UNS (1976–2026), dan dirancang sebagai ruang dialog substantif yang melibatkan pengambil kebijakan dari tingkat pusat hingga praktisi Satgas PPK di lapangan.
Forum ini menghadirkan Prof. Brian Yuliarto, Ph.D., Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia yang menegaskan bahwa isu kampus aman telah menjadi agenda kebijakan nasional. Sementara itu, Rektor UNS Prof. Dr. Hartono, dr., M.Si. juga memberikan pandangannya bahwa pemimpin perguruan tinggi harus berkomitmen kuat membangun ekosistem pendidikan yang aman dan berprestasi.
Seminar ini juga menghadirkan para praktisi yang selama ini berada di garda depan penanganan kasus kekerasan di perguruan tinggi. Iman Pasu Marganda Hadiarto Purba, S.H., M.H. (Kepala Subdirektorat Pencegahan dan Penanganan Kekerasan dan Isu Strategis Universitas Negeri Surabaya (UNESA) menyampaikan materi tentang tantangan implementasi kebijakan pencegahan dan penanganan kekerasan di lingkungan kampus, Prof. Dr. Ismi Dwi Astuti Nurhaeni, M.Si. selaku Ketua Satgas PPK UNS menyampaikan materi tentang membangun budaya kampus Aman sebagai fondasi akselerasi prestasi dan reputasi institusi, dan Dr. Tri Wuryaningsih, M.Si. selaku Ketua Satgas PPK Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) berbagi pengalaman mengenai pendekatan multi stakeholder dalam pencegahan dan penanganan kekerasan.

Kampus Aman Jadi Fondasi Prestasi Berkelanjutan
Dimoderatori oleh Silvina Rosita Yulianti, S.Si., M.Sc. dan Brian Gregory Adhihendra, S.E., M.Sc., seminar berfokus pada pentingnya mewujudkan kampus yang aman, inklusif, dan bebas dari kekerasan sebagai fondasi bagi prestasi yang berdampak dan berkelanjutan. Diskusi mencakup implementasi kebijakan pencegahan dan penanganan kekerasan, pembangunan budaya kampus aman, hingga pendekatan kolaboratif yang melibatkan banyak pihak dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang setara dan bermartabat.
Penyelenggaraan seminar ini merupakan bagian dari komitmen UNS untuk meningkatkan kesadaran kritis seluruh warga kampus terhadap isu kekerasan dan pentingnya budaya saling menjaga.
Seminar Nasional ini digelar pada Selasa, 19 Mei 2026, pukul 08.00–13.00 WIB, secara hybrid, yaitu luring di Auditorium Gedung Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran UNS Lt. 2, Jl. Ir. Sutami No. 36A, Kentingan, Kec. Jebres, Kota Surakarta dan daring melalui kanal Zoom Meeting Apps dan Youtube yang dapat diakses seluruh peserta dari berbagai daerah. Rekaman kegiatan dapat diakses pada tautan berikut: https://uns.id/youtube-semnas-dies-50-uns






You may also like
Archives
Calendar
| M | T | W | T | F | S | S |
|---|---|---|---|---|---|---|
| 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 | 7 |
| 8 | 9 | 10 | 11 | 12 | 13 | 14 |
| 15 | 16 | 17 | 18 | 19 | 20 | 21 |
| 22 | 23 | 24 | 25 | 26 | 27 | 28 |
| 29 | 30 | |||||