Tuesday, April 28 2026
"Saling Jaga, Satu Suara, Lawan Kekerasan"

Day: April 14, 2026

Bangun Sinergi: Pimpinan UNS Silaturahmi dengan Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) Fakultas/Sekolah

Surakarta – Universitas Sebelas Maret (UNS) terus memperkuat komitmennya dalam membangun kolaborasi yang harmonis antara Pimpinan dan Mahasiswa melalui kegiatan. Kegiatan yang digelar di Ruang Indraprasta UNS Inn, Selasa (14/4/2026) ini dikuti oleh seluruh Pimpinan Universitas mulai dari Rektor, Wakil Rektor, Direktur, Ketua Lembaga, Dekan/Wakil Dekan dan Mahasiswa yang tergabung dalam kepengurusan Organisasi Kemahasiswaan (Ormawa) Fakultas/Sekolah. Silaturahmi ini diselenggarakan sebagai tindak lanjut dari pengukuhan kepengurusan baru berbagai Ormawa di lingkungan UNS. Dengan adanya pergantian kepengurusan, diperlukan ruang dialog untuk menyelaraskan visi, misi, dan program kerja antara pimpinan universitas dan mahasiswa, serta memperkuat sinergi dalam mendukung pencapaian target strategis UNS menuju perguruan tinggi unggul dan berdaya saing global. Dalam suasana yang hangat dan penuh keakraban, pimpinan UNS yang dipimpin oleh Prof. Hartono berdialog langsung dengan perwakilan Ormawa. Prof. Hartono menyampaikan bahwa forum silaturahmi ini sebagai sebuah space yang secara sengaja dihadirkan untuk membuka ruang komunikasi yang konstruktif antara pimpinan universitas dengan mahasiswa yang tergabung dalam berbagai Ormawa di UNS. “Sebagai bagian dari kehidupan kampus, Ormawa memiliki peran yang penting bagi perjalanan kehidupan akademik mahasiswa. Ormawa sejatinya adalah ruang pembelajaran kepemimpinan, penguatan karakter, serta sarana aktualisasi diri mahasiswa dalam mengembangkan potensi terbaik yang dimiliki,” terang Prof. Hartono. Ia menyampaikan bahwa semangat kebebasan berekspresi harus diiringi dengan tanggung jawab moral, integritas pribadi, serta komitmen yang kuat terhadap nilai-nilai akademik dan kebangsaan, sehingga setiap gagasan, kritik, maupun karya yang dihasilkan tidak hanya mencerminkan kebebasan berpikir, tetapi juga mampu memberikan kontribusi yang konstruktif, beretika, dan berdampak positif bagi masyarakat luas. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mensosialisasikan berbagai kebijakan baru, termasuk sosialisasi peran Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK) dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman, setara, dan bebas dari segala bentuk kekerasan. Rektor UNS juga memberikan apresiasi atas kinerja Satgas PPK UNS yang telah bekerja keras dan telah berhasil mendapatkan Anugerah Bidang Pengawasan, kategori PTN Akademik Subkategori Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Perguruan Tinggi Negeri Akademik Terbaik tahun 2025. Dalam dialog antara pimpinan dan Mahasiswa UNS disampaikan sembilan isu. Salah satu isu yang ditanyakan oleh perwakilan mahasiswa adalah isu kekerasan di UNS. Ada tiga pertanyaan yang disampaikan kepada Satgas PPK UNS. Ketua Satgas PPK UNS Prof. Dr. Ismi Dwi Astuti Nurhaeni, M.Si. memberikan jawaban atas pertanyaan  tersebut dengan menerangkan secara ringkas terkait dengan regulasi,  mekanisme pelaporan dan penanganan kasus, viralisasi kasus kekerasan, perlindungan terhadap korban dan saksi, serta SOP-SOP yang sudah dibuat oleh Satgas PPK. “Dalam proses penanganan kasus kekerasan di UNS, Satgas PPK selalu berpedoman pada regulasi / peraturan yang berlaku. Saat ini peraturan yang berlaku adalah Peraturan Rektor UNS Nomor 7 Tahun 2025 sebagai turunan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nomor 55 Tahun 2024 Tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Perguruan Tinggi” terang Prof Ismi. Jawaban lengkap atas pertanyaan mahasiswa dapat dibaca di link ini. Mahasiswa melalui Ormawa diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam mewujudkan Kampus UNS yang aman, ramah, inklusi setara dan bebas dari kekerasan. Berita ini juga dapat dibaca di IG satgas PPK UNS @satgasppk.uns #SalingJaga#SatuSuara#LawanKekerasan